Ujian CBT Double Track SMAN 1 Pagak 2026

WhatsApp Image 2026-10-05 at 2.32.26 PM

PAGAK — Seluruh siswa yang tergabung dalam program keterampilan vokasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pagak mengikuti agenda penting berupa Ujian Kompetensi Computer Based Test (CBT) Double Track (DT) edisi tahun 2026. Pelaksanaan ujian ini menjadi tahapan evaluasi akhir bagi para peserta didik program DT guna mengukur penguasaan teori dan keahlian vokasi mereka sebelum resmi terjun ke dunia kerja maupun dunia wirausaha.

Ujian kompetensi ini diselenggarakan secara terpusat di Laboratorium Komputer 1 SMAN 1 Pagak dan dibagi ke dalam dua jadwal pelaksanaan. Pada hari pertama, yakni Selasa (29/9/2026), ujian dikhususkan bagi para siswa dari Program Keterampilan Tata Busana dan Tata Boga. Rangkaian evaluasi ini kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya, Rabu (30/9/2026), bagi seluruh peserta didik yang mengambil keahlian pada Program Tata Rias. Pengaturan jadwal secara bergiliran ini diterapkan secara teknis guna menjaga stabilitas akses peladen (server) pusat dan memastikan ketertiban selama proses pengerjaan tes digital. Sistem CBT diaplikasikan karena dinilai paling efektif dalam memvalidasi pemahaman standar operasional peserta secara transparan, objektif, dan real-time.

Proses pelaksanaan ujian kompetensi ini mendapat pantauan dan pengawasan langsung dari Kepala SMAN 1 Pagak, Rokhmawati Nur’aini, S.Sos., S.Pd., M.M. Kehadiran pimpinan tertinggi instansi pendidikan tersebut merupakan bentuk validasi untuk memastikan kredibilitas pelaksanaan tes, sekaligus meninjau kesiapan seluruh infrastruktur perangkat komputer di laboratorium.

Pengawasan langsung ini dilakukan guna menjamin bahwa proses evaluasi vokasi berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Dinas Pendidikan, serta memastikan tidak ada kendala jaringan yang menghambat konsentrasi siswa saat mengerjakan soal.

Sementara itu, jalannya proses administrasi dan panduan teknis bagi seluruh peserta dipimpin langsung oleh Pengelola Program Double Track SMAN 1 Pagak, Agustiningsih, S.Si., bersama jajaran Tim DT. Sebelum siswa memasuki ruangan ujian, Tim DT bertugas melakukan verifikasi data identitas peserta dan memberikan taklimat singkat mengenai tata tertib pengerjaan soal di depan layar.

Sistem CBT yang dikerjakan oleh siswa menampilkan instrumen uji yang terintegrasi dengan standar industri terkini. Para peserta diwajibkan menyelesaikan studi kasus spesifik, seperti teknik perancangan pola dasar busana, kalkulasi bahan baku kuliner, hingga prosedur sanitasi kosmetologi. Agustiningsih menyatakan bahwa siswa yang berhasil melampaui standar nilai kelulusan CBT akan menerima sertifikat keahlian resmi. Dokumen tersebut akan sangat krusial sebagai portofolio alumni saat melamar pekerjaan di sektor industri atau merintis usaha mandiri.

Keberadaan program Double Track ini merupakan langkah strategis SMAN 1 Pagak untuk membekali lulusan dengan kompetensi ganda—akademis dan terapan. Ujian CBT ini adalah prasyarat mutlak sebelum siswa melangkah ke tahap uji praktik keahlian tingkat lanjut yang melibatkan asesor dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Ke depannya, hasil dari Ujian Kompetensi CBT Double Track tahun 2026 ini diharapkan menjadi indikator keberhasilan proses pembinaan keahlian di SMAN 1 Pagak. Dengan standar evaluasi ketat yang diterapkan saat ini, sekolah menaruh harapan besar agar seluruh peserta didik mampu menjadi lulusan yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan siap membuka lapangan kerja baru di tengah masyarakat, khususnya pada sektor tata busana, boga, dan kecantikan.