PAGAK – SMAN 1 Pagak (SMAPa) menjadi salah satu titik pusat semangat edukasi pajak dalam gelaran akbar “Pajak Bertutur 2025” yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kepanjen, SMAPa sukses menyelenggarakan kegiatan yang memadukan metode luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan) untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini kepada generasi muda.
Kegiatan yang diikuti oleh 60 siswa pilihan ini dipusatkan di auditorium dan aula sekolah. Para siswa mengikuti sesi luring yang dibawakan langsung oleh tim dari KPP Pratama Kepanjen, sekaligus terhubung secara daring ke acara puncak yang disiarkan langsung dari kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui platform Zoom.
Secara nasional, acara ini dibuka dengan laporan kegiatan oleh Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli. Menyampaikan bahwa Pajak Bertutur 2025 mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju” dengan tagline inspiratif “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi, dengan satu tujuan utama: menumbuhkan kesadaran pajak melalui pembelajaran di dunia pendidikan,” jelas Rosmauli. Dalam kesempatan yang sama, juga dilaksanakan peluncuran program “Pajak Membaca” oleh Direktur Jenderal Pajak.
Di SMAN 1 Pagak sendiri, acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Iyut Meinarni, ST. Beliau mengungkapkan rasa bangganya karena SMAPa terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan secara luring dengan pendampingan khusus dari KPP Pratama Kepanjen.
“Kami sangat bangga sekolah ini ditunjuk untuk kegiatan penting secara nasional. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah agar kita semua, terutama para siswa sebagai generasi penerus, semakin sadar akan pentingnya peran pajak bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Acara kemudian sambutan resmi oleh Kepala KPP Pratama Kepanjen, Anis Yudiono, yang memberikan apresiasi atas partisipasi aktif pihak sekolah dan siswa.
Sesi inti diisi dengan pemaparan materi yang menarik oleh Vivien Pandu Wicara Putri dari tim KPP Pratama Kepanjen. Vivien menjelaskan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di mana pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara terbesar yang dialokasikan kembali untuk belanja negara, termasuk anggaran pendidikan yang dinikmati oleh para siswa.
“Kalian adalah calon generasi emas 2045. Ketika nanti memasuki usia produktif, diharapkan kalian sudah menjadi warga negara yang sadar dan taat pajak. Oleh karena itu, teruslah disiplin, patuhi tata tertib, jaga nama baik sekolah, giat belajar, dan berlomba-lombalah meraih prestasi,” pesannya kepada para siswa.

Suasana semakin meriah dengan penampilan apik dari tim karawitan SMAPa yang menghibur peserta. Selain itu, panitia juga menyelenggarakan berbagai permainan interaktif yang tidak hanya seru tetapi juga mendidik, melatih kerja sama dan konsentrasi.
Salah seorang peserta, Lutfiana Nafidatul Izza, mengaku sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Acaranya seru sekali! Saya jadi lebih tahu tentang pajak, untuk apa saja penggunaannya, dan apa peran kita sebagai pelajar. Adanya game-game yang membutuhkan kerja sama dan konsentrasi juga membuat acara ini semakin menarik,” tuturnya dengan antusias.
Kegiatan Pajak Bertutur 2025 di SMAN 1 Pagak berhasil menanamkan pemahaman bahwa pajak bukanlah beban, melainkan wujud gotong royong untuk membangun Indonesia yang lebih maju.
“Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”







