Ampelgading, Kabupaten Malang – Tisha Anggun Afrilya biasa dipanggil Tisha, siswa SMAN 1 Pagak, berhasil meraih juara harapan 2 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Malang 2025 bidang “Food Technology”. Prestasi ini diraih di tengah dominasi peserta dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sesuai dengan bidang lomba. Kegiatan ini berlangsung di SMKN 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, Selasa, 25 Februari 2025
Keberhasilan Tisha ini menjadi bukti bahwa siswa SMA juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang teknologi pangan. Dengan bimbingan dari guru pembimbing, Ibu Agustiningsih dan Ibu Diina, Tisha berhasil menciptakan produk cemilan kekinian yang inovatif dan ramah bagi kesehatan.
Produk yang dihasilkan Tisha diberi nama “T Crunch”, cemilan rendah karbohidrat yang terbuat dari bahan dasar thiwul, biji bunga matahari, dan kacang tanah. “T Crunch” dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sedang menjalani diet atau memiliki kondisi diabetes.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Tisha. Ini adalah bukti bahwa siswa SMAN 1 Pagak memiliki potensi yang luar biasa di berbagai bidang,” ujar Ibu Agustiningsih, salah satu guru pembimbing. “Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi mereka.”

Keikutsertaan SMAN 1 Pagak dalam LKS ini merupakan yang pertama kalinya, dan langsung meraih prestasi yang membanggakan. Hal ini menunjukkan bahwa SMAN 1 Pagak memiliki komitmen yang kuat dalam mengembangkan potensi siswa di berbagai bidang, termasuk teknologi pangan.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari sekolah dan guru pembimbing. Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berinovasi di bidang teknologi pangan,” ungkap Tisha.
SMAN 1 Pagak berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi. Sekolah juga berkomitmen untuk terus mendukung siswa dalam mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang.
“Semoga tahun depan SMAN 1 Pagak dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di LKS,” harap Ibu Diina, guru pembimbing lainnya.
Prestasi Tisha dalam LKS Kabupaten Malang 2025 ini menjadi bukti bahwa siswa SMA juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang teknologi pangan. Dengan inovasi dan kreativitas, siswa SMA dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.







