SMAN 1 Pagak bersama ITS gelar Wokshop Inovatif

WhatsApp Image 2025-06-12 at 4.08.51 PM

Pagak, 12 Juni 2025 – SMAN 1 Pagak hari ini memulai kegiatan workshop inovatif bertema “Implementasi Generative AI dalam Pembelajaran Adaptif“, hasil kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Workshop dua hari ini, yang berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025, dan akan dilanjutkan besok, bertujuan membekali guru-guru dengan pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan generatif dalam proses pembelajaran.

Acara pembukaan pada hari pertama ini dilaksanakan dengan khidmat di Auditorium SMAN 1 Pagak. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pengawas Sekolah, Sri Subekti, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif sekolah dalam menghadirkan inovasi pembelajaran. Selanjutnya, Kepala SMAN 1 Pagak, Iyut Meinarni, ST, turut memberikan sambutan yang menggarisbawahi pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan personal bagi siswa.

Sesi inti workshop kemudian dilanjutkan di ruang guru, dengan menghadirkan narasumber ahli, DR. Hosairi, MT, dari ITS. Pada hari pertama ini, Beliau memfokuskan materi pada bagaimana menyusun buku menggunakan teknologi Generative AI. Para peserta diajarkan langkah demi langkah dalam membuat prompt atau perintah yang detail dan efektif, mulai dari penentuan judul buku, penyusunan outline bab, hingga pengembangan isi per bab dengan bantuan kecerdasan buatan.

Antusias guru mengikuti workshop pembuatan buku dengan bantuan generative AI

Antusiasme para guru terlihat jelas sepanjang sesi workshop. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba langsung teknik-teknik prompting yang diajarkan. “Materi hari ini sangat membuka wawasan. Saya tidak menyangka AI bisa membantu menyusun kerangka dan isi buku dengan begitu cepat dan terstruktur. Ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan bahan ajar,” ujar Avan Fauzi, Guru Bahasa Indonesia, salah satu peserta workshop. Senada dengan itu, Wahyu Adi, Guru Geografi menambahkan, “Workshop ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan semangat baru bagi kami untuk berinovasi dalam pembelajaran. Potensi Generative AI untuk menciptakan pembelajaran adaptif sangat besar.”

Dengan berlangsungnya hari pertama yang sangat menarik ini, diharapkan para guru SMAN 1 Pagak dapat mengintegrasikan Generative AI dalam proses pengajaran, sehingga tercipta pembelajaran yang lebih personal, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan individual siswa di era digital ini. Workshop akan dilanjutkan besok dengan materi dan praktik yang lebih mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *