Batik Malangan merupakan salah satu jenis batik yang berasal dari Kota Malang, Jawa Timur. Batik ini memiliki ciri khas motif dan warna yang unik, serta memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.
Motif batik Malangan umumnya menggambarkan kekayaan alam dan budaya Kota Malang. Beberapa motif batik Malangan yang terkenal antara lain:
Rumbai Singa
Motif rumbai singa mewakili kultur atau budaya masyarakat Malang pada waktu itu yang memiliki jiwa pemberani dengan semangat yang membara dan pantang menyerah seperti “Singo Edan”, hingga menjadi lambang Malang saat ini.
Bunga Teratai
Motif bunga teratai melambangkan suatu keindahan alam yang penuh kesuburan. Menurut kisah cerita hindu era kerajaan singosari, bunga teratai merupakan salah satu jenis bunga Dewa Wishnu sebagai dewa pemelihata alam. Menurut pendapat pribadi saya, makna yang terkandung dari bunga ini yaitu kearifan atau kebijaksanaan yang mengakibatkan kemakmuran bagi masyarakat yang dipimpinnya. Contoh yang paling mudah yaitu kepala keluarga, sehingga sangat pas sekali jika seorang kepala keluarga mengenakan motif batik malang ini dalam bekerja atau mencari nafkah.
Arca candi singosari
Motif arca candi singosari menjadi salah satu ornamen utama dari motif batik malang karena memang merupakan identitas Malang itu sendiri, dimana candi tersebut berada. Selain itu juga untuk mengingatkan kita akan kejayaan Singosari pada waktu tersebut.
Sulur-Sulur
Motif sulur-sulur sebagai perwujudan suatu kehidupan yang tidak kekal namun selalu tumbuh, berkembang dan senantiasa menunjukkan bahwa manusia itu pasti akan menerima ajal. Dan sulur bersambung menunjukkan bahwa akan selalu ada generasi penerus yang akan melanjutkan tujuan kehidupan. Hal ini menjadi harapan agar manusia senantiasa introspeksi diri dan nerimo ing pandum guna mengetahui bahwa manusia memiliki batasan-batasan.
Isen-Isen Belah Ketupat
Motif ini merupakan representasi dari relief candi Badut yang memiliki makna pengakuan bahwa manusia tidak sempurna, tempatnya salah dan tidak layak juga tidak pantas untuk menyombongkan diri. Hal tersebut sejalan dengan filosofi sulur-sulur yang berujung pada introspeksi diri.
Batik Malangan umumnya menggunakan warna-warna yang cerah dan berani, seperti merah, kuning, hijau, dan biru. Warna-warna ini melambangkan semangat dan optimisme masyarakat Malang.
Batik Malangan telah ada sejak zaman dahulu. Batik ini awalnya hanya digunakan oleh kalangan bangsawan dan pejabat pemerintahan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, batik Malangan mulai digunakan oleh masyarakat luas.
Sentra Batik Malang
Sebelumnya batik malang dikerjakan dengan teknik cap dengan alasan karena faktor tingkat kerumitan dalam pembuatannya, namun seiring dengan perkembangan jaman dan disadarinya bahwa batik malang merupakan warisan seni budaya Nusantara maka pemerintah setempat kembali menggiatkan para perajin batik untuk kembali pada patron awalnya yaitu dikerjakan kembali dengan tangan seperti dalam proses pembuatan batik tulis. Perlu diketahui juga bahwa beberapa motif batik malang memiliki hak paten atas motif batik malang yang tercipta sehingga tidak sembarangan orang boleh memperbanyak.
Salah satu sentra perajin Batik Malang yang populer terletak di Desa Druju di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. teknik pembuatan batik Druju sangat berbeda dari batik manapun. Pada umumnya batik dibuat lembaran, selanjutnya baru dijahit menjadi model baju batik kekinian. Berbeda dengan motif batik Druju, cara mengimplementasikan ke dalam baju batik dengan menyambung bagian depan dan bagian belakang sebab ditorehkan setelah kain batik dijahit menjadi busana. Batik druju sangat identik dengan warna hitam yang lebih pekat dari jenis batik manapun. Motif batik malang yang berasal dari desa Druju ini telah menghasilkan lebih dari lima ratus motif batik dan hampir setiap bulan tercipta motif-motif baru yang selalu bersinergi dengan alam seperti hewan dan tumbuhan. Salah satu motif andalan dari batik malang desa Druju yakni motif batik seribu mimpi.
Sentra batik malang yang lain berada di Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen Kota Malang, Jawa Timur.
Batik Malang sampai sekarang belum begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia secara keseluruhan namun pemerintah selalu mengupayakan penggalian motif batik Malang terbaru bersama organisasi terkait lainnya dengan mengadakan pagelaran busana maupun pagelaran budaya untuk mengunggah khasanah budaya serta untuk lebih mempopulerkan batik malang.








2 Responses
monggo mampir di Batik Sengguruh , untuk melihat proses produkis batik tulis malangan. Lokasi bisa di cek di google “Griya Batik Sengguruh Malang” di Sengguruh Kepanjen.
di sengguruh , kepanjen juga ada kampung batik. Batik Sengguruh