Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 untuk cabang olahraga (cabor) kabaddi yang dihelat di lantai 2 GOR Lila Bhuana Denpasar pada 20-22 Oktober 2023, jadi ajang perebutan tiket ke PON XXI/2024 oleh 13 tim kabaddi dari 13 provinsi yang ada di Indonesia.
Salah satu siswi SMAN 1 PAGAK Ananda Pashayu Jannah Faradilla kelas XII MIPA 2, berhasil mewakili Jawa Timur dalam ajang Kualifikasi PON Cabor kabaddi, kategori Nasional Style.
Babak kualifikasi itu sendiri diikuti 13 tim dari 13 provinsi tersebut yakni tuan rumah Bali, NTB, NTT, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Lampung dan Banten.
Kabaddi mungkin masih asing ditelinga kita. Kabaddi adalah cabang olahraga unik yang mirip dengan gobak sodor. Kabaddi mulai dikenal sejak ditandingkan di Asian Games 1990. Kabaddi secara harfiah berasal dari kata ‘kai pidi’ dalam bahasa Tamil yang artinya berpegangan tangan. Dalam sejarahnya dicatat bahwa kabaddi berasal dari zaman prasejarah di negara bagian Tamil Nadu sekitar 4000 tahun lalu.
Kabaddi sebenarnya terinspirasi dari kisah Mahabharata, kabaddi disebut peperangan pandawa dan kurawa. Sedangkan dalam literatur Buddha, disebutkan bahwa Dewa Gautama memainkan kabaddi bersama pengikutnya.
Selain itu, olahraga kabaddi juga pernah digunakan untuk menyiapkan tentara. Kabaddi mulai menjadi permainan modern yang dimainkan banyak orang pada tahun 1911. Piala dunia kabaddi digelar untuk pertama kali pad atahun 2004, diikuti dengan dibentuknya International Kabaddi Federation pada tahun tersebut.
Sedangkan di Indonesia, olahraga kabaddi mulai dikenal dalam Asian Beach Games 2008. Hingga saat ini, kabaddi menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games.







