Tim Branding SMAPa- Kebanggaan kepada anak didik SMA Negeri 1 Pagak yang telah berhasil mengikuti dan menjadi Finalis dalam ajang Putra Putri Nusantara. Devica Octania A, atau yang sering disapa “Oci” di kelasnya. Ia adalah siswa kelas X di SMAPa, pada ajang Pemilihan Putra Putri Nusantara ia mendapatkan penghargaan sebagai Runner Up 4 Kategori Remaja.

Kegiatan pendaftaran tersebut dibuka pada tanggal 23 April 2024 – 5 Mei 2024. Setelah pendaftaran, para peserta akan mengikuti bebrapa tahap seleksi diantaranya, Tahap pertama yaitu ada Silver Vote pada tanggal 24 April 2024 – 27 April 2024 dan tes tulis yang diadakan pada tanggal 12 mei 2024. Tahap kedua ada Semifinal yang diadakan pada tanggal 19 Mei 2024 di BG Junction Mall Surabaya. Tahap ketiga ada pra Karantina yang diadakan pada tanggal 25 Mei 2024 – 26 Mei 2024 Secara online. Tahap keempat ada Karantina yang diadakan pada tanggal 1 juni 2024 di BG junction Surabaya. Dan Tahap kelima ada Grand Final pada tanggal 2 juni 2024 yang bertempat di PrimeBiz Hotel Surabaya.

Tujuan ia mengikuti kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, seperti yang ia sampaikan saat di wawancarai Tim Branding SMAPa (5/6/24).
“ saya mendapatkan ilmu yang baru dan mendalam tentang nusantara,bisa didalam bidang pariwisata,pendidikan,dan kebudayaan,dan Saya dapat berinteraksi dengan banyak orang dari daerah yang berbeda hal ini bisa membantu saya memahami apa saja sebenarnya yang ada di Jawa Timur ini”.
Ia pun memiliki beberapa alasan mengikuti kegiatan tersebut seperti menambah dan memiliki kemampuan dalam public speaking.
“Saya rasa saya memiliki kemampuan dalam public speaking jadinya saya ingin mengasah kemampuan saya didalam kegiatan ini” katanya lagi.
Dari semua itu yang terpenting adalah pengalaman dan wawasan yang langaung berkenalan dengan masyarakat sehingga ilmu yang dimiliki bermanfaat. Sungguh mulia memang harapan-harapan yang ia miliki, dan ia masih kelas x. Memang sepatutnya kita sebagai generasi penerus bangsa memiliki pemahaman yang belajar apa lagi di masa kurikulum Merdeka ini.







