MALANG – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMAPa. Di tengah persaingan ketat yang didominasi oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Tim Robotik SMAPa berhasil membuktikan kualitasnya dengan meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Tingkat Kabupaten Malang 2026 untuk bidang lomba Mobile Robotics.
Pencapaian ini menjadi sejarah manis tersendiri, mengingat SMAPa merupakan satu-satunya SMA yang berani tampil dan bertanding melawan puluhan tim dari berbagai SMK se-Kabupaten Malang, yang notabene memiliki kurikulum khusus di bidang teknik dan mekanik.
Tim kebanggaan sekolah ini digawangi oleh dua siswa berbakat, yakni Almayza M Fahreza (Kelas XI 3) dan Rahmad Agil (Kelas XI 1). Kolaborasi keduanya dalam memprogram dan mengendalikan robot berhasil memukau dewan juri, menyisihkan banyak pesaing yang memiliki latar belakang pendidikan vokasi.

Dalam kompetensi Mobile Robotics, peserta dituntut untuk merakit, memprogram, dan mengoperasikan robot untuk menyelesaikan misi tertentu dalam batas waktu yang ketat. Ketenangan dan strategi matang menjadi kunci keberhasilan Almayza dan Rahmad di arena lomba.
Menjadi satu-satunya peserta dari jenjang SMA tentu memberikan tekanan tersendiri. Rahmad Agil, salah satu punggawa tim, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada teknis robot, melainkan pada mental bertanding.
“Jujur, awalnya sempat ada rasa minder dan gugup. Kami melihat sekeliling semuanya seragam SMK, peralatan mereka juga terlihat sangat siap. Tapi kami ingat pesan pembimbing untuk fokus pada kemampuan kami sendiri. Alhamdulillah, meski kami dari SMA, kami bisa membuktikan bahwa kami mampu bersaing dan membawa pulang piala,” ujar Rahmad dengan mata berbinar.
Keberhasilan ini disambut dengan sukacita dan rasa bangga yang mendalam oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah, Iyut Meinarni, ST. memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras siswa dan guru pembimbing.
“Ini adalah bukti nyata bahwa siswa SMA juga memiliki kompetensi keterampilan (skill) yang mumpuni jika diasah dengan baik. Juara 3 ini rasanya seperti Juara 1 bagi kami, karena anak-anak ini bertarung di ‘kandang macan’, melawan gempuran SMK yang memang fokusnya di sana. Dedikasi Almayza dan Rahmad sangat luar biasa,” ungkapnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi pengembangan ekstrakurikuler robotik dan teknologi di lingkungan SMAPa. Pihak sekolah berharap pencapaian Almayza dan Rahmad dapat memantik semangat siswa lain untuk tidak takut berkompetisi di bidang apa pun, meskipun harus melawan arus.
Dengan hasil ini, SMAPa semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga siap mencetak generasi yang kompeten di bidang teknologi dan rekayasa masa depan.







