DT SMAPa dalam Benchmarking SMA Double Track Jawa Timur di SMAN 1 Tumpang

WhatsApp Image 2026-02-14 at 8.20.46 PM

MALANG – Gelaran Benchmarking Program SMA Double Track (DT) Jawa Timur yang berlangsung di SMAN 1 Tumpang, Kabupaten Malang, pada Kamis (12/2/2026), berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kualitas keterampilan vokasi siswa SMA, di mana DT SMAPa turut ambil bagian bersama dengan SMAN 1 Ngantang, SMAN 1 Turen, dan tuan rumah SMAN 1 Tumpang.

Acara bergengsi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di bidang pendidikan dan pemerintahan. Turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Kabupaten Malang, Dwi Anggareni, S.Pd., M.Pd. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Mustakim, S.S., M.Si., serta Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara (LAN), Dr. Agus Sudrajat, MA. Selain itu, perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos), Sekolah Rakyat, dan tim pendamping dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya juga tampak meninjau langsung jalannya kegiatan.

DT SMAPa menunjukkan komitmen serius dalam kegiatan benchmarking kali ini dengan menurunkan personel lengkap. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Iyut Meinarni, S.T., para fasilitator DT, serta siswa-siswi terbaik program Double Track.

Dalam pameran tersebut, stan DT SMAPa menjadi salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung. Mereka menampilkan seluruh lini produk unggulan hasil karya siswa, mulai dari aneka kue kering (pastry), hasil karya tata busana yang modis, demonstrasi tata kecantikan, hingga pameran keahlian digital skill. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, terbukti dari ramainya stan DT SMAPa yang dipadati tamu undangan yang ingin melihat dan membeli produk karya siswa.

Salah satu sorotan utama dari partisipasi DT SMAPa adalah keberanian dan keterampilan komunikasi para siswanya. Di sela-sela hiruk-pikuk pameran, tim DT SMAPa menggelar sesi live podcast.

Tidak tanggung-tanggung, siswa-siswi ini mewawancarai langsung para tamu VIP, termasuk Deputi LAN RI, Dr. Agus Sudrajat, MA, dan perwakilan dari Kementerian Sosial. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa program Double Track tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga soft skill berupa kepercayaan diri dan kemampuan public speaking yang mumpuni.

Kepala Sekolah menyampaikan rasa bangganya atas performa yang ditunjukkan oleh anak didiknya.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak mampu tampil percaya diri dan produk mereka diapresiasi oleh para pejabat tinggi. Ini membuktikan bahwa lulusan SMA Double Track memiliki kompetensi yang siap bersaing, baik untuk berwirausaha maupun terjun ke dunia kerja,” ujarnya di akhir acara.

Senada dengan sang Kepala Sekolah, salah satu siswa DT SMAPa, Galih yang terlibat dalam kegiatan tersebut juga mengungkapkan rasa senangnya.

“Senang sekali bisa mewakili sekolah dan bertemu langsung dengan Bapak-Bapak dari LAN dan Kemensos. Awalnya gugup saat harus podcast dengan pejabat, tapi alhamdulillah lancar. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk mengembangkan diri ke depannya,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat terus memacu semangat sekolah-sekolah penyelenggara SMA Double Track di Jawa Timur untuk terus berinovasi dan mencetak generasi muda yang mandiri dan kompeten.