Tim Branding Smapa – Pada hari Senin (15/7/24) SMA Negeri 1 Pagak ikut serta dalam pembukaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) oleh SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Jawa Timur secara daring dengan tema “Perundungan”. Acara yang digelar serentak se-Jawa Timur secara luring dan daring. Diikuti dengan seksama oleh peserta didik kelas X, Kepala SMAN 1 Pagak, Wakil Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru. Kegiatan daring dalam pembukaan MPLS di SMAPa tersebut dilaksanakan di dua tempat, yakni di aula dan ruang Auditorium.

Rangkaian dalam kegiatan apel terebut diantaranya : Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ikrar oleh peserta MPLS, Sambutan Gubernur, Do’a. Dilanjut kegiatan tambahan seperti Tampilan tari dari SMKN 12 Surabaya, Menyapa peserta Vicon, pembagian seragam bagi siswa kurang mampu, penandatanganan deklarasi anti perundungan, diakhiri Greeting dari perwakilan Muri Indonesia (Deklarasi anti perundungan secara serentak terbanyak sejumlah 356.644, Pembuatan poster anti perundungan secara serentak terbanyak sejumlah 356.644, Pembagian seragam sekolah secara serentak terbanyak sejumlah 25.711). Rangkain kegiatan tersebut dapat diikuti peserta dari Smapa dengan baik, begitu juga saat sambutan dari Pelaksana Jabatan Jawa Timur, yakni oleh Bapak Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P. Pada sambutannya dalam pembukaan MPLS ini, dimana beliau siap mendukung anti perundungan.
Dalam kegiatan MPLS ini bukan sekedar tradisi namun langkah awal penyesuaian dari SMP ke SMA terutama untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolahnya, guru serta teman baru. Selain itu juga untuk menanamkan nilai positif kegiatan belajar mengajar nantinya. Sehingga dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, saling menghormati, menghargai, empati, dan toleransi. Lalu kegiatan tersebut ditutup dengan harapan besar agar siswa siswi Jawa Timur selalu menjunjung tinggi toleransi dan menghargai perbadaan untuk menggapai tujuan Jatim Bebas Perundungan. Ia berharap, semua bisa jadi agen perubahan untuk menjadi siswa cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.







