Tim Branding SMAPa– Dalam rangka kegiatan Karnaval yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Ke-79 RI, Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, dengan suka cita SMAPa ikut merayakan tersebut yang diselenggarakan pada hari, sabtu (24/8/2024, yang merupakan suatu produk gelar karya yang ada pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dimensi Berkebhinekaan Global oleh siswa SMAPa. Dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengenalan ragam budaya di Indonesia, pemfokusan pada pembahasan budaya sehingga lebih mengkerucut dengan berbagai materi yang telah dipelajari oleh siswa.

Berkebhinekaan Global sendiri memiliki tujuan yakni dimana Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya dengan budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen dan kunci kebinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. Sehingga output yang diterima oleh siswa dalam kegiatan ajang karya atau gelarkarya yang diikutkan dalam kegiatan karnaval desa bukan semerta-merta sebagai ivent trend, tetapi juga mnegajarkan kepada siswa-siswi agar mampu memahami dan memaknai tentang keragaman budaya yang ada di Indonesia.

Kegiatan karnaval tersebut diikuti oleh seluruh warga SMAPa, dengan mengusung tiga unsur budaya, yakni : Cerita rakyat dan yang merupaka kisah budaya leluhur dari Malang yakni kisah Ken Arok dan Kendedes yang di tampilkan oleh siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Pagak, ada juga budaya dari tadi Madura yang menonjolkan corak warna khas baju Madura yang diperagakan oleh-siswa-siswi kelas XI, dan juga dari Ponorogo yakni mengambil bentuk dari tari Jathil dan Warok pada tarian Reog Ponorogo yang di bawakan oleh siswa-siswi SMAPa kelas X. Dimana pakaian atau kostum yang dikenakan oleh siswa-siswi SMAPa adalah produk atau hasil karya anak-anak sendiri.








