LAUNCHING BATIK SMAPa

WhatsApp Image 2024-06-13 at 07.19.00

Tim Branding SMAPa– Pada saat hari puncak kegiatan HUT Ke-40 SMA Negeri 1 Pagak yang diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 2024, ada juga kegiatan yang sangat membanggakan, yakni Launching batik yang di peragakan oleh 6 siswi SMAPa , batik ini nantinya akan menjadi seragam batik bagi siswa-siswi. Batik ini bernama “Labda Wilis”.

Adapun makna dari batik tersebut terdiri dari beberapa corak yang tercanting indah di dalamnya, terdapat motif Cucak Ijo sebagai iconik yang menggambarkan keindahan ragam satwa sub-tropis di kabupaten malang. Melambangkan manisnya kehidupan. Suka duka menjadi nada yang nyaring seperti suara indah burung Cucak Ijo. Cucak Ijo juga dipercaya sebagai Pembawa Keberuntungan. Mengharapkan siswa-siswi dapat terbang tinggi dalam mengejar cita-cita. Dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam kehidupan bersosial.

Selanjutnya terdapat Motif Buah Kluwih. Kluwih mempunyai makna dalam bahasa Jawa linuwih atau nilai lebih yang berarti manusia mempunyai wawasan luas dan mempunyai tingkatan tataran hidup yang dapat menjadi kebanggaan dan suri tauladan. Hal ini menjadi harapan besar bagi siswa-siswi SMA Negeri 1 Pagak yang diharapkan menjadi insan yang linuwih, dalam kecerdasan ilmu tajam pikiran, lekas mengerti, cerdas, dan pandai yang pada akhirnya diharapkan menjadi insan yang Cendikia. Selain itu juga memiliki sikap, etika dan moral yang baik.

Dalam motif yang lainnya juga terdapat Pena, Kamu tentu dapat membayangkan, bahwa penggunaan pena memang secara umum dilakukan pada secarik kertas atau pun buku. Setiap coretannya akan dimulai dari setitik terlebih dahulu, sebelum kemudian diisi dengan beragam huruf dan bentuk. Hal ini seolah menggambarkan kehidupan manusia yang sebelumnya bersih selayaknya kertas putih. Namun, seiring berjalannya waktu, ada banyak hal yang terjadi selayaknya setiap coretan pena tersebut, sehingga akhirnya memenuhi seluruh bagian kertas tersebut. Harapan Besar dari sekolah adalah siswa-siswi SMAPa, dapat memunculkan kemampuan dirinya dalam akademik maupun non akademik.

Pada bagian bawah pada batik memiliki motif pena, pena jelas tidak dapat bergerak sendiri dalam menulis atau menggambar. Tentunya ada orang yang akan menggerakkan pena tersebut sesuai dengan tujuannya. Hal ini seolah mengingatkanmu pada kehidupan manusia. Semua orang memiliki pilihan dalam menjalani hidupnya, selayaknya orang yang menggunakan pena untuk mencoret apa pun itu. Oleh sebab itu, selalu berpikirlah dengan bijak saat akan membentuk coretan baru dalam hidupmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *