SMAN 1 Pagak Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berbalut Pakaian Adat, Apresiasi Siswa Berprestasi

WhatsApp Image 2026-05-05 at 5.23.17 AM

egenap guru, karyawan, dan siswa SMAN 1 Pagak melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat.

Upacara tersebut diselenggarakan pada Senin, 4 Mei 2026, bertempat di lapangan basket sekolah. Mengusung tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 1 Pagak, Wawan Harjito, S.Pd., bertindak langsung sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Wawan Harjito membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum bagi seluruh elemen pendidikan untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional.

Berdasarkan pidato tersebut, ditekankan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan dinilai sebagai proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, serta potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia, di mana inti dari proses tersebut adalah memuliakan.

Wawan juga menuturkan kembali fondasi dasar yang diletakkan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara. Nilai pendidikan tersebut bertumpu pada sistem among; yaitu asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan serta pembinaan).

Pada penghujung acara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi dari pihak sekolah kepada para siswa yang berhasil meraih gelar juara pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Malang Tahun 2026.

Melalui momentum peringatan Hardiknas dan pemberian apresiasi ini, diharapkan ke depannya seluruh elemen SMAN 1 Pagak dapat terus bersinergi mewujudkan pendidikan yang bermutu. Harapan besarnya, sekolah dapat terus mencetak generasi penerus yang tidak hanya mengukir prestasi akademis maupun non-akademis, tetapi juga tumbuh menjadi manusia berkarakter mulia sesuai dengan cita-cita luhur sistem among pendidikan nasional.