Guru SMAN 1 Pagak (SMAPa), Anggun Nungki Dwi Safitri, berhasil meraih peringkat 10 besar terbaik tingkat provinsi dalam Program Terapan Ekonomi Untuk Guru (PROTEG) 2026.
Kegiatan strategis pemberdayaan guru non-ASN/GTT/PPPK ini diselenggarakan di Leedon Hotel & Suites Surabaya pada 17 hingga 18 Mei 2026. Program tersebut bertujuan membantu guru meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pendekatan terapan, pelatihan praktis, pendampingan usaha, serta penguatan akses terhadap pengembangan usaha dan peluang ekonomi berkelanjutan.
Kepala SMAN 1 Pagak, Rokhmawati Nur’aini, S.Sos., S.Pd., MM. mengonfirmasi pencapaian tersebut sebagai indikator positif peningkatan kompetensi pendidik di sekolahnya. “Pencapaian ini adalah bukti konkret bahwa tenaga pendidik SMAPa memiliki daya saing tinggi dan kemandirian dalam berinovasi di bidang ekonomi kreatif,” jelasnya.
Untuk mencapai posisi 10 besar, Anggun harus melewati serangkaian tahapan seleksi dan pemaparan yang ketat. Proses tersebut meliputi Teknik Presentasi Usaha Guru, Presentasi Pengembangan Usaha Guru, dan diakhiri dengan Evaluasi Pengembangan Usaha Guru.

Penilaian dan evaluasi kelayakan usaha dilakukan secara langsung oleh dewan panelis kompeten dari tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang terdiri dari Agus Sulistiyono, Jhon Hardi, dan Nur Iswahyudi, serta tim penilai dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi tersebut, Anggun Nungki Dwi Safitri bersama sembilan peserta terbaik lainnya secara langsung menerima apresiasi dan penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., pada acara penutupan kegiatan.







